top of page

Kupas Tuntas Struggle Bikin Podcast Bersama Kejar Paket Pintar

Setelah sukses mengadakan temu daring dengan Kawan Comms pada akhir Mei lalu, Roemah Inspirit kembali membuat ruang diskusi berfaedah bagi pekerja komunikasi organisasi nirlaba. Kali ini acaranya diadakan luring di Kopi Studio, Mbloc, Jakarta Selatan.


Setelah sukses mengadakan temu daring dengan Kawan Comms pada akhir Mei lalu, Roemah Inspirit kembali membuat ruang diskusi berfaedah bagi pekerja komunikasi organisasi nirlaba. Kali ini acaranya diadakan luring di Kopi Studio, Mbloc, Jakarta Selatan.


Selain didesain untuk jadi ruang ngobrol, acara bertajuk Suara Siniar ini juga dimaksudkan sebagai tempat bagi Kawan Comms untuk belajar lebih banyak tentang medium siniar atau podcast. Hal itu Roemah Inspirit lakukan dengan mendatangkan dua podcaster kece–Dara Arafah dan Leila Achmad–dari podcast Kejar Paket Pintar.


Kejar Paket Pintar sendiri merupakan seri podcast yang membahas isu-isu sosial lewat format audio dokumenter. Mengemas permasalahan kompleks lewat pendekatan yang unik dan tetep engaging? Aku bisa merasakan mata anak comms melebar dan tangannya bergegas menscroll artikel ini mencari jawaban. Pada penasaran ya gimana caranya? Coba kelarin dulu itu revisiannya nanti balik lagi ke sini. He he nggak deng. Kita spill langsung di bawah ya apa kata Kak Dara dan Kak Laila dari Kejar Paket Pintar!


Berdasarkan pada pengalaman Kejar Paket Pintar, bikin podcast itu sebenernya gampang –mengelolanya yang sulit. Kawan Comms dari beberapa lembaga turut menyampaikan cerita mereka terkait proses produksi podcast yang beragam. Ada yang podcastnya berhasil jadi program reguler. Ada juga yang kewalahan karena ternyata mengelola podcast bukan cuma butuh kemampuan khusus, tapi juga kesabaran ekstra. Hal ini karena menemukan bentuk podcast yang tepat, serta mengembangkan audiens bagi kanal podcastmu memerlukan waktu yang tidak sebentar. Tuntutan kejar tayang yang sangat besar dari lembaga pun juga perlu dinavigasi dengan baik.


Diskusi bersama Kawan Comms mengingatkan juga nih, kalau comms suatu lembaga harus paham betul target audiensnya. Jangan sampai kamu sudah pontang-panting bikin podcast, eh ternyata audiensmu lebih suka konten dengan format visual. Selain itu, ingat juga bahwa ada beberapa tantangan yang sifatnya kontekstual. Meski kita ingin seluruh audiens mengalami asiknya menikmati podcast dengan setara, nggak bisa dipungkiri bahwa ada pendengar yang tidak memiliki sumberdaya untuk mengakses itu. Oleh karenanya, pintar-pintarlah cari alternatif agar pesanmu bisa tetap sampai secara utuh ke audiens yang kamu tuju.


Kawan Comms dari beberapa lembaga ikut membagikan tips untuk menyiasati tantangan ini. Misalnya, dengan menyertakan graphic recording sebagai bentuk rangkuman podcast, atau cuplikan pendek podcast yang bisa diunggah kembali ke kanal media sosial lain. Kejar Paket Pintar sendiri pernah mengirim file mentah podcast agar audiens mereka bisa mendengar isi podcast berkali-kali tanpa harus terhubung dengan internet.



Yang nggak kalah penting dalam memulai podcast adalah mengingat bahwa storytelling is key. Sebagai anak comms, kamu udah paham banget dong kalau berusaha menyampaikan isu sosial yang berlapis dan njelimet itu tricky banget. Oleh karenanya, penyampaian pesan yang dilakukan dengan bercerita bakal jauh lebih mudah untuk diterima audiens. Eksplor metode-metode baru. Kalau ternyata podcast dalam format interview kurang diminati, gimana kalau coba ala ala true crime? Atau jangan-jangan yang ringan seperti audio-drama justru lebih jitu untuk audiensmu? Jangan takut untuk coba cara baru dan jangan cuma kejar viral, tapi konsisten berproduksi mengangkat topik penting.


Intinya, bikin podcast atau siniar itu sama seperti produksi jenis konten lain. Perlu riset, perlu banyak utak-atik, dan barangkali perlu gagal juga xixixi~ Tapi nggak apa Kawan Comms, ketika kamu udah berhasil menemukan formula yang paling oke untuk kontenmu, audiensmu pasti datang kok!




 

Jika tertarik bergabung bersama Comms Community dan hadir di pertemuan seru yang akan datang, kamu bisa menghubungi nomor WhatsApp Roemah Inspirit di +62 851 8628 5285 (Arga). Dengarkan juga episode Kejar Paket Pintar di sini.


30 views0 comments

Comments


bottom of page